Artikel Populer

Pemda Maluku dan TNI-Polri Genjot Pembangunan Rumah Korban Konflik Hitu - Morella

Pemda Maluku dan TNI-Polri Genjot Pembangunan Rumah Korban Konflik Hitu - Morella

Ambon, News Medianusantara.com,— Pemerintah Daerah (Pemda) provinsi  Maluku melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menggelar Rapat Koordinasi Percepatan Perbaikan dan Pembangunan Rumah Masyarakat Bagi Korban Pasca Konflik Hitumesing Kabupaten Maluku Tengah Tahun 2026.


Rapat Koordinasi yang digelar berlangsung di, Ruang Rapat Lantai II Kantor Gubernur  Maluku, Jumat, (24/7/2026).


Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Nurjanah Yunus, ST., M.Si., MM., usai digelarnya rapat koordinasi mengatakan,  pemerintah daerah terus menggandeng jajaran TNI/Polri untuk terus mengakselerasi proses rekonstruksi rumah warga yang terdampak konflik sosial di kawasan Jazirah Leihitu, khususnya Negeri Hitu dan Morella. 


Nurjanah menambahkan, penanganan pasca bencana ini difokuskan pada percepatan penyaluran bantuan hunian bagi masyarakat terdampak.


Menurutnya, proses realisasi bantuan sempat menghadapi tantangan administratif karena mekanisme penggunaan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) yang terikat batas waktu sejak Februari lalu. 


Kendati demikian, pihak Pemda telah mengambil langkah-langkah strategis agar pembangunan fisik tidak tertunda lama.


" Kami mengelola rehabilitasi untuk total 10 unit rumah, yang terdiri dari 8 unit kategori rusak berat dan 2 unit rusak ringan. 


Sesuai SK Gubernur, besaran bantuan untuk rumah rusak ringan adalah Rp 10 juta per unit, sedangkan rusak berat dialokasikan Rp 50 juta per unit," ujar Nurjanah.


"Nah, sambil menanti pencairan anggaran resmi, pemda berinisiatif membangun komunikasi dengan pihak penyedia (toko material) sejak bulan lalu agar bahan bangunan dapat disalurkan lebih awa. Hasilnya, sebanyak 4 unit rumah saat ini sudah  mulai dikerjakan, "ungkapnya.


Proses pemulihan ini, lanjut Nurjanah, juga diwarnai dengan semangat gotong royong warga lokal. Masyarakat Negeri Morella secara sukarela menyumbangkan material kayu untuk membantu proses pembangunan. 


Sikap saling memaafkan dan keikhlasan dari  

warga yang terdampak menjadi dorongan kuat bagi kelancaran kegiatan di lapangan,

"pungkasnya.


Sementara itu, Sekretaris Desa Hitu Mesing, Idrus Slamat, menyampaikan optimisme warga atas langkah cepat penanganan ini. Ia menilai respon penanganan pasca bencana memberikan titik terang dan kepastian bagi kehidupan masyarakat terdampak.


Dari segi stabilitas wilayah, Jajaran TNI dan Polri berkomitmen penuh mengawal kondusivitas selama masa rehabilitasi berlangsung. 


Kapolsek Leihitu, Iptu La Ode Muhammad Yusdima, S.H., menegaskan bahwa fokus utama aparat keamanan adalah mengembalikan aktivitas warga agar kembali normal.


"Situasi di lapangan terpantau aman, tertib, dan kondusif. Harapan utama kami adalah masyarakat Hitu dapat beraktivitas seperti sediakala tanpa rasa khawatir," ungkap Iptu La Ode.


Senada dengan hal tersebut, Danramil Leihitu, Kapten Suryanto, menyampaikan apresiasinya atas tindak lanjut yang sigap dari pemerintah 

daerah. 


Suryanto menambahkan,  komitmen TNI-Polri untuk terus menjaga sinergitas dalam memelihara Kamtibmas di Jazirah Leihitu.


Sembari berharap,  bantuan ini dapat  memberikan manfaat nyata bagi warga. 


TNI dan Polri siap mengawal instruksi pimpinan, baik Panglima, Pangdam, Kapolda, maupun Gubernur, agar seluruh proses pemulihan bagi masyarakat segera tuntas,"pungkas Danramil. (MN-02)


Komentar

  1. Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Testimonial

Blognya keren !!...

Mila Karmila

Metode SEO yang sangat keren!!!......

Dian Herliwan
Kategori