Perkuat Sinergi Antar Daerah, Maluku Tuan Rumah Focus Group Discussion APPSI
Ambon, News Medianusantara. com,– Provinsi Maluku mencetak sejarah baru menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan Forum Group Discussion (FGD) Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) Tahun 2026.
Untuk pertama kalinya, forum strategis berskala nasional tersebut digelar di luar Pulau Jawa, dengan Bumi Raja-Raja terpilih sebagai tuan rumah.
Kegiatan yang di gelar berlangsung di Aula Lantai 7 Kantor Gubernur Maluku, Rabu, (3/6/2026).
Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa , menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pengurus APPSI atas penunjukan Maluku sebagai tuan rumah. Pemilihan lokasi ini dinilai menjadi tonggak sejarah baru bagi jalannya organisasi karena menjadi pelaksanaan FGD pertama yang berhasil digelar di luar Pulau Jawa.
Pelaksanaan FGD APPSI Tahun 2026 di Provinsi Maluku merupakan sebuah kehormatan sekaligus kebanggaan bagi kami. Kami menyambut dengan penuh sukacita dan kehangatan kehadiran para delegasi dari berbagai provinsi di Indonesia yang hadir untuk berdiskusi dan bertukar gagasan dalam forum ini," ujarnya.
Kepercayaan ini tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga pembuktian kesiapan Provinsi Maluku dalam menyelenggarakan agenda-agenda krusial berskala nasional.
Menurut Gubernur, ada tiga hal penting yang menjadi fokus dan esensi dari berkumpulnya para delegasi provinsi di Maluku:
1.Memperkuat sinergi antardaerah: menjadi wadah efektif untuk mempererat hubungan, kerja sama, dan kolaborasi konkret antarpemerintah provinsi di seluruh Indonesia.
2.Merumuskan gagasan strategis: menjadi tempat bertukar pikiran dalam merumuskan berbagai rekomendasi penting terkait isu-isu pembangunan di daerah.
3.Aspirasi untuk pemerintah pusat: Hasil dari forum ini nantinya akan disampaikan langsung kepada pemerintah pusat demi mendorong kemajuan pembangunan yang merata di seluruh Indonesia.
Gubernur optimistis bahwa pertemuan di Maluku ini akan melahirkan pemikiran-pemikiran besar yang berdampak nyata bagi kemajuan bangsa.
"Momentum ini menjadi sangat penting, tidak hanya untuk memperkuat sinergi antardaerah, tetapi juga sebagai wadah untuk merumuskan berbagai rekomendasi strategis yang akan disampaikan kepada pemerintah pusat demi kemajuan pembangunan di seluruh Indonesia," pungkasnya. (MN-02)
Indonesia
English
Belum Ada Komentar