Ambon, News Medianusantara.com,- Dalam rangka memperkuat sinergi organisasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui kolaborasi berkelanjutan, Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Maluku menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Diklatda 2026.
Kegiatan Rakorda dan Diklatda HIPMI Maluku yang digelar berlangsung selama dua hari (12-13 Mei 2026) di Zest Hotel Ambon, dengan mengusung tema “Sinergi dan Kolaborasi dalam Memperkuat serta Menggerakkan Kinerja Ekonomi Daerah dan Menciptakan Peluang Usaha Berkelanjutan.”
Turut hadir pada kesempatan itu, jajaran pengurus BPD HIPMI Maluku, para Ketua BPC HIPMI kabupaten/kota se-Maluku, senior HIPMI, Perwakilan Bank Indonesia provinsi Maluku, Mitra Organisasi, peserta kaderisasi serta tamu undangan lainnya
Ketua Umum BPD HIPMI Maluku, M. Reza Mony, dalam sambutannya mengatakan, Rakerda dan Diklatda adalah forum strategis untuk menyelaraskan visi dan misi organisasi, serta menghadirkan dampak nyata bagi pembangunan ekonomi daerah.
Reza menambahkan, Rakerda dan Diklatda bukan hanya konsolidasi biasa tetapi menjadi penentu arah dan tujuan organisasi dalam tiga tahun ke depan.
HIPMI berkomitmen memperkuat kemitraan dengan pemerintah daerah, sektor perbankan, OJK dan berbagai pihak strategis lainnya guna mendorong pertumbuhan ekonomi Maluku.
Reza menilai, Maluku memiliki potensi ekonomi yang besar dan perlu dikelola secara maksimal, mulai dari sektor kelautan, pertanian, perkebunan hingga hilirisasi berbasis pertambangan.
Sembari berharap, melalui Rakorda Ini, HIPMI Maluku mampu melahirkan program program inovatif yang mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan perkuat peran pengusaha muda dalam pembangunan Maluku.
Ditempat yang sama, Wasekjen BPP HIPMI sekaligus Ketua Satgas Energi BPP HIPMI, Jay Singgih mengatakan, HIPMI yang didirikan sejak tahun 1972 memiliki misi besar untuk mencetak pengusaha muda yang tangguh dan mampu menjadi tulang punggung ekonomi bangsa.
Singgih menambahkan, HIPMI adalah wadah candradimuka tempat pengusaha muda dan calon pemimpin bangsa ditempa agar menjadi pengusaha nasionalis , berkarakter dan mampu berdaya saing di tingkat ASEAN maupun Internasional.
Singgih juga menyoroti pentingnya data dan pendampingan usaha bagi pelaku UMKM di daerah.
Menurutnya, banyak program pembiayaan pemerintah yang sudah sangat baik, yakni , Kredit Usaha Rakyat (KUR), namun belum seluruh pelaku usaha mampu memenuhi standar administrasi dan manajerial yang dibutuhkan.
Sembari berharap, HIPMi Maluku mampu menjadi wadah mentorship dan penguatan kapasitas pengusaha muda agar lebih siap menghadapi persaingan global dan dinamika ekonomi.
Ditengah kondisi geopolitik dan ekonomi global yang dinamis , para pengusaha muda juga diingatkan untuk bijak dalam menjalankan usaha," pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Fahrul Kaisuku mengatakan, Rakerda dan Diklatda yang digelar adalah forum strategis untuk membahas sekaligus merancang program kerja prioritas BPD HIPMI Maluku.
Fahrul menambahkan, kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi internal guna memperkuat kesiapan HIPMI Maluku menghadapi berbagai agenda organisasi di tingkat daerah maupun nasional.
Melalui Rakerda ini, HIPMI Maluku diharapkan mampu menghadirkan program-program konkret yang tidak hanya memperkuat organisasi, tetapi juga membuka peluang usaha baru serta meningkatkan kontribusi pengusaha muda terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. (MN-02)
Sumber : https://newsmedianusantara.com/bangun-kolaborasi-amp-dorong-pertumbuhan-ekonomi-hipmi-maluku-gelar-rakerda-amp-diklatda-detail-462897