Genjot PAD, Bank Maluku-Malut Perkuat Kinerja  Dorong Ekonomi & Pembangunan

Genjot PAD, Bank Maluku-Malut Perkuat Kinerja Dorong Ekonomi & Pembangunan

Ambon, News Medianusantaa.com,- Bank Maluku-Malut menjadi satu satunya BUMD di Provinsi Maluku penyetor dividen terbesar yang konsisten menyumbang PAD dalam bentuk deviden. 

Strategi utama Bank Maluku- Malut terhadap  Pendapatan Asli Daerah (PAD) difokuskan pada peningkatan laba untuk meningkatkan dividen pemegang saham, serta digitalisasi penerimaan pendapatan daerah. 

Peningkatan laba bank secara langsung akan meningkatkan deviden yang disetorkan ke kas daerah sebagai PAD.

Penegasan ini disampaikan, Direktur Utama Bank Maluku-  Malut, Syahrisal Imbar, kepada wartawan, di Ruang Kerjanya, Rabu, (1/4/2026).

Imbar menambahkan, dengan kinerja yang terus meningkat, bank ini memperkuat perannya sebagai pendorong ekonomi dan pembangunan di wilayah Maluku dan Maluku Utara lebih baik.

Menurutnya, kendatipun  di tengah gejolak ekonomi dunia dan nasional yang tidak menentu namun bank Maluku-Malut tetap menunjukkan kinerja yang baik. 

Kecapaian tersebut kata imbar, merupakan bentuk komitmen bank Maluku-Malut untuk terus berkontribusi bagi pembangunan daerah melalui pemberian deviden kepada Pemprov. 

"Kondisi pertumbuhan  ekonomi dipatok pada angka 5% - 6%, mesti tetap waspada terhadap inflasi global akibat  harga BBM,"terangnya.

"Nah, tentunya kami, Bank Maluku-Malut men-support Pemda dalam rangka melakukan digitalisasi retribusi dan pajak. 

Ditambahkan , digitalisasi penggunaan alat M-Pos untuk  perekaman pajak di sektor Horeka (Hotel, Restoran, dan Kafe) dan pasar agar terdata guna mencegah kebocoran pajak.

"Dengan digitalisasi pendapatan daerah tentu meminimalisir kebocoran PAD tidak ada, karena semuanya dalam bentuk cash less. Tidak ada uang yang disetor manual, semuanya by system,"katanya.

"Selain itu, bank Maluku- Malut juga mendorong pemerintah daerah  melakukan switching untuk SP2D Online dan  SIPD (Sistem Informasi Pemerintah Daerah). Sistem Informasi Pemerintah Daerah itu yang diinisiasi oleh Departemen Dalam Negeri, dalam hal ini Pusdatin.

"Jadi semua pembayaran pemerintah daerah melalui sistem digital. Transisi ke sistem paperless, tidak perlu kertas, ini untuk mempercepat birokrasi keuangan daerah,"jelasnya.

Ini dukungan kami Bank Maluku-Malut dan kami yakin bahwa Pemprov Maluku dan seluruh Pemda di Maluku  sangat inovatif dalam menggenjot pendapatan daerah.

Sebagai bentuk dukungan Bank Maluku  -Malut  telah menyiapkan anggaran, perangkat, serta melakukan pelatihan bagi pemerintah  daerah di Maluku dan Maluku Utara untuk mempercepat implementasi digitalisasi tersebut.

Di sisi lain, Bank Maluku- Malut, juga mendorong pertumbuhan UMKM lokal agar ekosistem ekonomi tumbuh, menggenjot dunia usaha, serta fokus menyalurkan pembayaran ke sektor produktif untuk meningkatkan pajak daerah. 

Imbar optimis bank Maluku-Malut  dapat berkontribusi signifikan dalam meningkatkan PAD serta memperkuat kemandirian fiskal wilayah Maluku dan Maluku Utara.

Dengan capaian dukungan peralatan digitalisasi dan kinerja yang akan kita genjot  dipastikan pihaknya akan terus bekerja keras dan kolaboratif, guna mengembangkan bank Maluku-Malut sebagai bank milik masyarakat Maluku dan Maluku Utara,"pungkasnya. (MN-02)

Sumber : https://newsmedianusantara.com/genjot-pad-bank-maluku-malut-perkuat-kinerja-dorong-ekonomi-amp-pembangunan-detail-462301