Ambon, News Medianusantara.com,— Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Rakyat Tiongkok, Djauhari Oratmangun, melakukan kunjungan kerja ke Universitas Pattimura (Unpatti) dalam rangka program Diaspora Berdampak Unpatti, Selasa (6/10).
Kunjungan tersebut diisi dengan rangkaian kegiatan Kuliah Umum Internasional dan Knowledge Sharing Diaspora bertajuk “Maluku Musical Heritage Intelligence Initiative”.
Kegiatan ini berfokus pada pemanfaatan teknologi digital serta kecerdasan artifisial (AI) untuk mendokumentasikan, mengelola, dan mengembangkan potensi kekayaan musik khas Maluku.
Usai melakukan pertemuan dengan Gubernur Maluku di Kantor Gubernur Maluku, pada Rabu (7/10/2026), Djauhari menyampaikan bahwa hubungan bilateral Indonesia dan Tiongkok yang semakin erat membuka peluang besar dalam memanfaatkan teknologi AI asal Tiongkok.
Langkah ini diharapkan mampu membawa karya seni lokal Maluku menembus pasar global sekaligus memberikan dampak ekonomi.
Dalam agenda tersebut, hadir pula pihak Huawei sebagai salah satu pemimpin teknologi AI dunia untuk menjajaki peluang kolaborasi.
Kehadiran pihak Huawei di Ambon terjadi berkat fasilitasi dan hubungan baik yang dibangun oleh pihak KBRI.
Sinergi dan inovasi ini disambut baik oleh Rektor Unpatti, Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd. Kendati perkembangan teknologi AI berjalan sangat cepat, Fredy menekankan pentingnya menjaga sensitivitas rasa seni serta identitas budaya Maluku agar tidak hilang.
Sebagai bentuk tindak lanjut dari kemitraan tersebut, Rektor Unpatti dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Tiongkok pada November mendatang.
Pihak KBRI di Tiongkok akan memfasilitasi komunikasi serta penjajakan kerja sama antara Unpatti dan sejumlah perguruan tinggi di Tiongkok, "pungkasnya. (MN-02)
Sumber : https://newsmedianusantara.com/kunjungi-unpatti-dubes-djauhari-oratmangun-dorong-pengembangan-musik-maluku-lewat-ai-detail-464904