Michael  Wattimena Dorong Gunung Botak Jadi Simbol Kebangkitan Ekonomi Maluku

Michael Wattimena Dorong Gunung Botak Jadi Simbol Kebangkitan Ekonomi Maluku

Ambon, News Medianusantara.com, – Pemerintah pusat melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI menegaskan komitmennya untuk menertibkan dan menata ulang kawasan tambang emas Gunung Botak di kabupaten Buru provinsi Maluku.


Negara dipastikan tidak akan berkompromi dengan praktik pertambangan ilegal yang selama ini memicu konflik sosial dan kerusakan lingkungan di wilayah tersebut.


Hal tersebut ditegaskan oleh Tenaga Ahli Kementerian ESDM RI, Michael Wattimena, dalam dialog bersama civitas akademika Universitas Pattimura (Unpatti) di Ambon, Rabu (24/6/2026).


"Gunung Botak tidak boleh terus menerus dikenal sebagai kawasan bermasalah. Potensi emas di sana harus menjadi instrumen kesejahteraan rakyat, bukan menjadi sumber konflik dan kerusakan," ujar Wattimena.


Menurutnya, kekayaan alam di Gunung Botak harus dikembalikan kepada rakyat sesuai mandat Pasal 33 UUD 1945. 


Oleh karena itu, pengelolaan sumber daya alam di sana wajib dilakukan secara legal, profesional, dan berorientasi pada kemakmuran masyarakat luas, bukan kelompok tertentu.


Merespons langkah Pemerintah Provinsi Maluku yang berencana menerapkan skema Pertambangan Rakyat, Wattimena mengingatkan agar kebijakan tersebut didasari oleh kajian akademik yang matang. 


Kajian tersebut diharapkan tidak hanya melihat dari kacamata ekonomi, melainkan juga menyentuh aspek sosial, budaya, kesehatan, hingga keberlanjutan lingkungan jangka panjang.


Selain sebagai dasar kebijakan, kajian ilmiah dari akademisi juga dinilai penting untuk memberikan informasi objektif dan menangkal spekulasi liar di tengah masyarakat.


Terkait penegakan hukum, Wattimena memastikan bahwa Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kementerian ESDM akan terus bertindak profesional dan tanpa kompromi terhadap para pelaku tambang ilegal pasca operasi penertiban oleh aparat keamanan baru-baru ini.


"Siapa pun yang melakukan aktivitas pertambangan tanpa izin berarti menabrak aturan negara," tegasnya.


Wattimena optimistis bahwa dengan sinergi antara pemerintah daerah, akademisi, penegak hukum, pelaku usaha, dan masyarakat, Gunung Botak bisa bertransformasi menjadi model pertambangan yang sehat.


"Sudah saatnya Gunung Botak dikenang sebagai simbol kebangkitan ekonomi Maluku, bukan lagi sebagai simbol tambang ilegal. 


Masa depan kawasan ini harus dibangun dengan ilmu pengetahuan, kepastian hukum, dan keberpihakan kepada rakyat," pungkasnya.(MN-02)

Sumber : https://newsmedianusantara.com/michael-wattimena-dorong-gunung-botak-jadi-simbol-kebangkitan-ekonomi-maluku-detail-463499