Tekan Inflasi dan Jaga Daya Beli, Pemkot Ambon Bersama Bulog Salurkan 761 Ton Beras Bantuan

Tekan Inflasi dan Jaga Daya Beli, Pemkot Ambon Bersama Bulog Salurkan 761 Ton Beras Bantuan

Ambon, News Medianusantara com, - Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon resmi memulai pendistribusian Bantuan Pangan Beras untuk alokasi bulan Juli hingga September 2026.


Peluncuran program ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, di Gudang Bulog Negeri Halong, Rabu (12/8/2026).


Program bantuan pangan ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Pemkot Ambon, Badan Pangan Nasional (Bapanas), Perum Bulog Kanwil Maluku & Maluku Utara, serta PT Jasa Prima Logistik Bulog (JPLB).


Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menekankan bahwa penyaluran beras ini bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan bentuk nyata intervensi negara dalam menjaga ketahanan pangan dan kesejahteraan warga di tengah dinamika ekonomi.


"Penyaluran Bantuan Pangan Pemerintah ini adalah bukti kepedulian negara untuk memastikan warga Kota Ambon, khususnya kelompok masyarakat yang membutuhkan, dapat terpenuhi kebutuhan dasarnya serta menjaga daya beli masyarakat," tegas Bodewin dalam sambutannya.

img-1786544153.jpg

Guna memastikan kestabilan harga dan ketersediaan stok, Pemkot Ambon rutin menggelar koordinasi mingguan bersama Bapanas, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dan Bulog. Langkah ini menjadi bagian penting dari strategi pengendalian laju inflasi daerah.


"Dalam tanggung jawab bersama, kami akan terus mendukung apa yang dilaksanakan oleh teman-teman dari Perum Bulog khusus untuk penyaluran di Kota Ambon, dan terus berkoordinasi guna memastikan inflasi tetap terjaga, karena inilah yang menjadi indikator bagaimana masyarakat bisa hidup dengan baik dari waktu ke waktu," jelasnya.


Berdasarkan laporan Kepala Kantor Wilayah Perum Bulog Maluku-Malut, Rudi Senawi Tahir, total penyaluran beras alokasi Juli–September 2026 di Kota Ambon mencapai 761.490 kilogram. Bantuan tersebut ditujukan kepada 25.383 Kepala Keluarga (KK) Penerima Manfaat.


Bodewin menjelaskan, penerima bantuan ditujukan bagi masyarakat yang terdaftar pada data pemutakhiran Perlindungan Sosial (Parlinsos) yang masuk dalam kategori Desil 1 hingga Desil 4. 


Proses digitalisasi data dilakukan secara ketat agar penyaluran tepat sasaran dan menghindari tumpang tindih penerima, seperti bagi kalangan ASN maupun anggota TNI/Polri.


Wali Kota juga memberikan peringatan tegas kepada seluruh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) agar memanfaatkan bantuan tersebut sebagaimana mestinya.


"Untuk itu kepada seluruh Keluarga Penerima Manfaat, diminta memanfaatkan bantuan beras tersebut secara bijak untuk konsumsi rumah tangga dan dilarang keras untuk memperjualbelikannya kembali," imbaunya.


Di akhir sambutannya  Wali Kota menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran Perum Bulog Kanwil Maluku-Malut, PT JPLB, Forkopimda, serta unsur TNI/Polri yang turut mengawal dan mengamankan alur distribusi hingga ke level desa, negeri, dan kelurahan.


Acara peluncuran ditandai secara simbolis melalui penyerahan beras bantuan oleh Wali Kota bersama jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, dan Pemerintah Negeri Halong, yang kemudian dilanjutkan dengan pelepasan resmi armada pengangkut logistik pangan menuju titik-titik distribusi.(**)

Sumber : https://newsmedianusantara.com/tekan-inflasi-dan-jaga-daya-beli-pemkot-ambon-bersama-bulog-salurkan-761-ton-beras-bantuan-detail-464117