Rudy Senawi Tahir : Stok Beras Bulog Mencukupi Untuk Kebutuhan Lima Bulan ke Depan
Ambon, News Medianusantara.com - Perum Bulog Kantor Wilayah Maluku–Maluku Utara memastikan ketersediaan stok beras di wilayah Maluku aman hingga lima bulan ke depan, menjelang bulan suci Ramadan.
Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Maluku–Maluku Utara, Rudy Senawi Tahir, mengatakan saat ini stok beras Bulog mencapai sekitar 11 ribu ton, jumlah yang dinilainya sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Kalau stok beras sangat luar biasa banyak. Kita bisa tembus sampai lima bulan ke depan,” ujar Rudy, setelah rapat koordinasi dengan Komisi II DPRD Maluku, Kamis (15/1/2026) di Rumah Rakyat Karang Panjang Ambon.
Untuk memperkuat distribusi dan penyimpanan, Bulog berencana membangun tiga gudang baru di Maluku, masing-masing berlokasi di Pulau Buru, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), dan Kabupaten Kepulauan Aru.
Menurut Rudy, rencana pembangunan gudang tersebut saat ini masih dalam tahap pengusulan dan menunggu proses hibah tanah serta izin prinsip dari pemerintah daerah.
“Untuk tahun ini rencana membangun gudang baru masih dalam proses. Tergantung hibah tanah dan proses di daerah sampai ke pusat. Kalau sudah disetujui, Bulog siap membangun,” jelasnya.
Selain menjaga stok, Bulog juga terus melakukan penyerapan beras petani lokal. Hingga saat ini, Bulog Maluku telah menyerap sekitar 351 ton beras petani, dan akan terus melakukan penyerapan hingga target terpenuhi.
“Target penyerapan tahun 2026 itu sebesar 2.617 ton. Kami tetap akan menyerap sampai target tercapai, bahkan kalau lebih dari itu pun kami siap,” kata Rudy.
Namun demikian, ia mengakui masih terdapat kendala yang dihadapi petani, khususnya pada aspek pasca panen, terutama kualitas mesin penggilingan padi.
“Kalau saya perhatikan, petani memang membutuhkan peningkatan dari sisi pasca panen, terutama penggilingan. Itu sangat berpengaruh terhadap kualitas beras. Memang butuh pendanaan besar, tapi ini bisa didukung pemerintah maupun swasta,” ungkapnya.
Rudy menegaskan, dari sisi Bulog seluruh persiapan menghadapi Ramadan telah dilakukan. “Jadi dari sisi Bulog, apapun sudah siap segalanya,” pungkasnya.
Indonesia
English
Belum Ada Komentar