
BPK Lakukan Pemeriksaan Keuangan di Pemkot
Ambon, News Medianusantara.com - Tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) saat ini sementara melakukan pemeriksaan keuangan di Pemkot Ambon, terhitung kemarin sampai dengan 40 hari ke depan.
Untuk itu, Penjabat Wali Kota Ambon Dominggus Kaya menghimbau seluruh Pimpinan OPD dan yang berwenang dalam pemeriksaan keuangan untuk komunikatif dan Koopratif.
"Saya ingatkan bagi semua terutama mereka mereka yang punya tangung jawab di OPD masing-masing, baik Pimpinan maupun PPK, Bendahara, PPTK atau apapun yang statusnya di Opd, punya tangung jawab terkait dengan hal ini, mari kita siapkan, komunikasi dan Koopratif dengan apa yang dilakukan oleh BPK,"kata Dominggus Kaya kepada media di Balai Kota Ambon.Selasa (4/2/2025)
Ia menegaskan, keinginan dan harapan di tahun ini adalah pemerintah Kota Ambon keluar dari status Opini Disclaimer, mengingat tiga tahun terakhir menduduki posisi tersebut.
"Guna mewujudkan itu, harapannya ada kerjasama semua pihak, karena keluar dari status Disclaimer ini butuh kerja sama semua pihak dalam pelaporan keuangan,"jelasnya.
Sebelumnya, Dominggus Kaya menegaskan, Ambon menjadi satu-satunya Kota/Kabupaten di provinsi Maluku yang mendapatkan predikat Disclaimer dari Badan Pemeriksa Keuangan di tahun 2024. Oleh sebab itu, di tahun 2025 ini, berharap keluar dari predikat tersebut.
Sebagai informasi, Pemkot Ambon mendapatkan predikat disclaimer dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) karena terdapat permasalahan dalam laporan keuangannya.
Predikat ini berarti BPK tidak dapat memberikan opini penilaian terhadap laporan keuangan Pemkot Ambon.
Beberapa permasalahan yang menyebabkan Pemkot Ambon mendapatkan predikat disclaimer adalah: Kesesuaian dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), Kecukupan pengungkapan, Ketidakpatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, Sistem pengendalian intern belum efektif, Pengelolaan aset tetap pemerintah kota Ambon belum dilaksanakan secara memadai.
"Untuk keluar dari predikat disclaimer, Pemkot Ambon perlu memperbaiki kualitas laporan keuangannya," kata dia sembari berharap kota ambon tahun 2025 ini bisa keluar dari Disclaimer (N-MN)
No Comments