Dorong TPID Kendalikan Inflasi, Ini Yang Disampaikan Walikota Ambon
Ambon, News Medianusantara.com,- Lonjakan harga pangan selalu berdampak langsung pada kehidupan warga.
Komoditas seperti cabai rawit, ikan tongkol, dan bawang merah disebut sebagai penyumbang inflasi yang paling sering dirasakan masyarakat.
Karena itu, TPID diminta memantau fluktuasi harga mingguan agar pemerintah dapat bertindak sebelum kenaikan harga semakin memberatkan warga.
Hal ini disampaikan Walikota Ambon, Bodewin Wattimena, dalam arahnya, dalam rapat TPID Kota Ambon di Ruang Vlessingen Pemkot Ambon, Jumat (30/01/2026).
Walikota meminta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Ambon bekerja lebih cepat dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Menurutnya, pengendalian inflasi harus berangkat dari data BPS yang dibaca secara rutin, bukan sekadar disimpan sebagai laporan.
Walikota menambahkan, banyak langkah pengendalian inflasi yang sebenarnya bisa dilakukan tanpa anggaran besar, di antaranya, yakni :
- Menyimpan ikan saat musim tangkap melimpah,
- Melakukan operasi pasar ketika harga mulai naik,
- Mendorong warga memanfaatkan lahan kosong untuk menanam pangan,
- Memastikan pasokan antar daerah berjalan aktif dan berkelanjutan.
" Nah, inflasi 3–3,5 persen masih tergolong aman. Namun jika tidak dikelola dengan baik, lonjakan harga akan terus menggerus daya beli masyarakat, terutama menjelang hari besar keagamaan.
“Inflasi itu harus dikendalikan, supaya masyarakat tetap bisa berbelanja dengan tenang,” terangnya.
Sembari berharap, TPID memastikan seluruh rencana benar-benar dijalankan secara konsisten demi menjaga stabilitas harga di Kota Ambon.
“Kalau kita bekerja serius dan berkelanjutan, inflasi bisa ditekan dan masyarakat terlindungi,” pungkasnya.(MN-02)
Indonesia
English
Belum Ada Komentar