LDK Al Ikhwan Unpatti Gelar Musyawarah Akbar ke-23, Fokus Evaluasi dan Regenerasi Kepemimpinan
Ambon, News Medianusantara.com - Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) LDK Al Ikhwan Universitas Pattimura menggelar Musyawarah Akbar (Mubes) ke-23 pada Kamis (12/2) di Aula Rektorat Unpatti.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memilih kepengurusan baru sekaligus mengevaluasi program kerja organisasi.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Hubungan Masyarakat dan Alumni Universitas Pattimura, Dr. Nur Aida Kubangun, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya saat membuka kegiatan secara resmi, menegaskan bahwa Musyawarah Akbar bukan sekadar agenda rutin organisasi.
Menurutnya, forum tersebut merupakan ruang strategis untuk melakukan evaluasi program serta memperkuat sinergi dengan organisasi kemahasiswaan lain, baik di tingkat universitas, fakultas, maupun program studi.
“Musyawarah Akbar bukan sekadar agenda rutin, tetapi forum strategis untuk memperkuat kolaborasi dan meningkatkan kualitas organisasi,” ujarnya .
Dari rilis yang di terima media ini, Minggu (15/2/2026), Dr. Aida juga menekankan pentingnya membangun budaya dialog dan saling mendengar di kalangan mahasiswa.
Ia mengingatkan bahwa penyampaian aspirasi, termasuk melalui aksi demonstrasi, merupakan hak mahasiswa dalam sistem demokrasi, namun harus dilakukan secara santun, tidak anarkis, serta didukung data dan argumentasi yang objektif.
Selain itu, ia mendorong UKM LDK Al Ikhwan untuk terus berperan aktif dalam penguatan pembinaan mental dan spiritual mahasiswa, sejalan dengan program pembinaan yang dilaksanakan universitas.
Organisasi kemahasiswaan, kata dia, tidak hanya menjadi wadah aktivitas, tetapi juga ruang pembentukan karakter, integritas, dan tanggung jawab sosial.
Menutup sambutannya, Dr. Aida berharap Musyawarah Akbar ke-23 dapat menghasilkan keputusan terbaik demi kemajuan organisasi dan kontribusi yang lebih luas bagi universitas.
Sementara itu, Ketua LDK Al Ikhwan Universitas Pattimura, Irajan Tahlim Loilatu, mengatakan sebagai salah satu UKM yang cukup dikenal di lingkungan kampus maupun di luar kampus, LDK Al Ikhwan menghadapi tantangan besar dalam menjaga eksistensi, konsistensi, serta kualitas gerakan dakwah dan pembinaan mahasiswa.
Ia menjelaskan, selama kurang lebih tiga dekade LDK Al Ikhwan telah berkiprah dan berkolaborasi dengan berbagai UKM di Universitas Pattimura. Karena itu, Musyawarah Akbar ke-23 menjadi momentum penting untuk menghadirkan wajah baru kepemimpinan yang mampu menjawab dinamika dan kebutuhan mahasiswa saat ini.
“Kepengurusan telah mempersiapkan kader-kader terbaik untuk melanjutkan estafet perjuangan organisasi.
Kepemimpinan ke depan harus mampu memahami karakter mahasiswa, membangun kolaborasi yang inklusif, serta menghadirkan program yang relevan dan berdampak,” kata Irajan.
Ia berharap, Musyawarah Akbar ke-23 dapat melahirkan kepemimpinan yang lebih baik dari periode sebelumnya serta membawa LDK Al Ikhwan Universitas Pattimura menjadi organisasi yang semakin solid, adaptif, dan progresif dalam memberikan kontribusi nyata bagi kampus dan masyarakat
Indonesia
English
Belum Ada Komentar