
Maluku Dapat Bantuan Kapal Pengeruk Sampah Dari Perancis
Ambon, News Medianusantara com, - Pemerintah Provinsi Maluku akan mendapatkan bantuan satu kapal pengeruk sampah yang berasal dari Non Governmental Organization (NGO) yang bernama The Sea Cleaner (TSC), asal negara Perancis.
NGO ini, adalah sebuah lembaga organisasi yang bersifat tidak mengutamakan keuntungan dan bergerak di bidang kemaslahatan dan lingkungan.
Hal ini disampaikan, kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Maluku, Drs. Roy C. Siauta, M.Si., pada Jumat, (12/1/2024).
Siauta mengatakan, Desember 2023 kemarin, kita sudah melakukan pertemuan dengan perwakilannya NGO, Mr Anthony dan menyampaikan provinsi Maluku khususnya kota Ambon akan mendapatkan bantuan satu buah kapal pengeruk sampah.
Kapal dengan harga kurang lebih Rp. 6 miliar ini, akan diberi nama Kapal Teluk Ambon.
Siauta menambahkan, direncanakan kapal itu akan selesai dibangun pada bulan Januari sampai bulan Februari.
Kemudian kapal ini akan diberangkatkan ke Indonesia, lanjut Surabaya pada bulan Maret sampai bulan April.
Setelah dari Surabaya rencananya akan dilayarkan ke Ambon pada bulan Juni sampai bulan Juli, itu sudah tiba di Ambon," terangnya.
Siauta mengaku, Gubernur Maluku selalu mendorong Dinas Lingkungan Hidup untuk melakukan usulan sarana prasarana ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Hanya saja hasilnya nihil.
Karena itu, sejauh ini pihaknya selalu mengajukan proposal kepada kementerian keuangan kemudian ke badan pengelola anggaran lingkungan hidup di kementerian keuangan namun semuanya belum terealisasi dan terbentur keuangan
Menurutnya, pada Desember kemarin ada NGO yang mendatangi Dinas Lingkungan Hidup dan menyampaikan provinsi Maluku khususnya kota Ambon akan mendapatkan bantuan satu buah kapal pengeruk sampah.
Nah, kami sangat apresiasi atas bantuan kapal pengeruk sampah ini. di Indonesia ini baru ada dua kapal, satu di Bali Teluk Benua dan satu nanti untuk Maluku yang akan ditempatkan di teluk Ambon.
Kedatangan kapal ini, lanjut Siauta, untuk sementara akan di dampingi beberapa bulan oleh Mr Anthony sampai sumber daya manusia kita bisa lepas untuk operasionalnya sendiri.
Sembari berharap, dengan adanya bantuan kapal pengeruk sampah ini, dapat membantu mengangkut sampah-sampah yang berada di teluk Ambon. (MN-02).
No Comments