Artikel Populer

Rakorda Diskop Maluku Digelar, Gubernur Maluku Tegaskan Koperasi Harus Jadi Motor Penggerak Ekonomi Rakyat, Bukan Sekadar Papan Nama

Rakorda Diskop Maluku Digelar, Gubernur Maluku Tegaskan Koperasi Harus Jadi Motor Penggerak Ekonomi Rakyat, Bukan Sekadar Papan Nama

Ambon, News Medianusantara.com,- Pemerintah Provinsi Maluku secara resmi menggelar Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) Bidang Koperasi yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Maluku.


Rakorda yang di gelar di Golden Peace Hotel, Ambon, Kamis (21/5/2026). 


Rakorda ini mengusung tema : "Sinergitas Untuk Percepatan Pengembangan Koperasi Yang Berdaya Saing".


Dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Asisten III Bidang Administrasi, Dominggus Kaya, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menekankan pentingnya perubahan paradigma dalam pengelolaan koperasi. 


Gubernur secara tegas meminta agar koperasi tidak lagi dianggap sebagai pelengkap struktur organisasi semata atau sekadar papan nama.


"Koperasi harus hidup, harus bergerak, dan harus memberi manfaat nyata bagi anggotanya. Kita tidak boleh lagi menganggap koperasi hanya sebagai pelengkap struktur," tegas Gubernur dalam sambutannya.


Gubernur menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pengembangan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih. 


Program ini dipandang sebagai langkah strategis pemerintah pusat untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat, mulai dari level desa hingga pulau-pulau di Maluku.


Menurutnya,  koperasi merupakan harapan bagi rakyat kecil, mulai dari nelayan yang membutuhkan nilai tambah atas hasil tangkapannya, petani yang ingin hasil kebunnya memiliki harga layak, hingga pelaku usaha kreatif di desa yang memerlukan akses pendampingan.


"Ini adalah gerakan besar untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat. 


Kita tidak boleh lagi anggap koperasi hanya sebagai pelengkap struktur atau sekedar papan nama,"ujarnya.


Potensi Maluku sangat luar biasa, baik dari kekayaan laut, kesuburan tanah, hingga pariwisata. Namun, semua itu tidak akan berarti apa-apa tanpa ditopang oleh kelembagaan ekonomi yang kuat," tambah Gubernur.


Data menunjukkan saat ini terdapat 1.235 koperasi yang tersebar di desa dan kelurahan di seluruh Provinsi Maluku. 


Gubernur pun menginstruksikan kepada seluruh kepala dinas di tingkat kabupaten/kota untuk membangun komitmen dan mengambil langkah cepat dalam mempercepat pengembangan koperasi di wilayah masing-masing.


Gubernur berharap, Rakorda ini tidak sekadar menjadi kegiatan formalitas yang menghasilkan dokumen di atas meja, melainkan menghasilkan kesepakatan konkret yang dapat diimplementasikan.


"Saya minta rapat ini menghasilkan manifestasi kolaborasi dan sinergitas lintas  sektor.


Kehadiran narasumber dari Kementerian Koperasi RI menjadi kesempatan bagi peserta untuk memperoleh penguatan strategi implementasi yang efektif di daerah,"Jelasnya.


Melalui penguatan kelembagaan ini, Pemerintah Provinsi Maluku berkomitmen menjadikan koperasi sebagai pilar utama pembangunan ekonomi guna mewujudkan masyarakat Maluku yang lebih maju dan  sejahtera par Maluku pun bae.(MN-02)


Komentar

  1. Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Testimonial

Blognya keren !!...

Mila Karmila

Metode SEO yang sangat keren!!!......

Dian Herliwan
Kategori