DPRD Dorong Penerapan Sistem Parkir Non-Tunai untuk Tingkatkan PAD
Ambon, News Medianusantara..com - Anggota Bapemperda DPRD Maluku, Allan Lohy, mengatakan pengelolaan parkir di daerah yang dinilainya masih menggunakan sistem lama dan rawan kebocoran pendapatan. Ia mendorong Pemerintah Provinsi Maluku segera menerapkan sistem parkir non-tunai guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Hal itu disampaikan Allan dalam rapat bersama yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Maluku, Rabu (17/12/2025).
“Jangan lagi pakai sistem lama. Sekarang sudah ada kartu dan sistem elektronik. Kalau masih manual, pendapatan bisa cuma Rp. 50.000, padahal potensinya jauh lebih besar,” kata Allan.
Menurutnya, penerapan sistem parkir berbasis elektronik akan membuat pengelolaan pendapatan lebih transparan dan terukur, sekaligus menekan potensi praktik korupsi.
“Daripada bayar jasa jaga parkir Rp1–2 juta per bulan, tapi potensi pendapatan Rp15 juta justru hilang, lebih baik dibuat formula baru yang jelas dan transparan,” ujarnya.
Allan berharap seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dapat bersinergi menyusun kebijakan pengelolaan parkir yang lebih modern dan akuntabel melalui regulasi daerah.
“Ini contoh-contoh kecil, tapi kalau dikaji serius dan dimasukkan dalam perda, manfaatnya akan sangat besar bagi daerah,” ungkapnya.
Indonesia
English
Belum Ada Komentar